TARAKAN – Upacara pengibaran bendera di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Ladang pada Senin (20/7) berlangsung istimewa. Pasalnya, kegiatan rutin ini dirangkaikan dengan peringatan Milad Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sekaligus penyerahan sertifikat apresiasi kepada jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMP Muhammadiyah 2 Tarakan.
Pemberian penghargaan ini merupakan langkah strategis sekolah dalam mengakui dedikasi staf dan pendidik yang bekerja di balik layar.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Tarakan, Juanda, menegaskan bahwa kemajuan institusi tidak lepas dari kerja sama yang solid dari seluruh pihak. Menurutnya, sekolah ingin membangun budaya saling menghargai karena setiap kebaikan yang dilakukan oleh warga sekolah layak untuk diapresiasi.
"Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras seluruh guru serta tenaga kependidikan. Keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kepala sekolah, tetapi lahir dari kolaborasi seluruh warga sekolah yang bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab," ungkap Juanda.
Lebih lanjut, Juanda menyoroti keterkaitan erat antara peran GTK dengan momentum Milad IPM. Ia berpesan agar guru tidak sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan hadir sebagai pendamping dan teladan bagi kader-kader IPM.
"Berikan mereka ruang untuk belajar, kesempatan untuk berkreasi, sekaligus arahan agar setiap kegiatan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam, adab, dan semangat Muhammadiyah," tambahnya.
Salah satu penerima penghargaan, Novita Sari, yang dinobatkan sebagai Best GTK of the Year, menyambut apresiasi ini dengan penuh rasa syukur. Baginya, penghargaan ini menjadi bahan bakar baru untuk terus berkarya.
"Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan bangga. Sertifikat apresiasi ini bukan hanya sebuah penghargaan, tapi juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan sekolah," tutur Sari.
Sebagai tenaga pendidik berprestasi, Sari telah menetapkan target yang berfokus pada pendekatan psikologis dan akademis siswa di kelas. Ia ingin menciptakan ruang belajar di mana siswa merasa aman untuk bereksplorasi.
"Target saya ke depan adalah memastikan setiap anak merasa diperhatikan. Saya ingin siswa berani bertanya, berani mencoba, dan tidak takut salah. Harapannya, hasil belajar semakin meningkat dan mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas sekaligus berakhlak baik," jelas Sari.
Melalui sinergi antara semangat berorganisasi dari para pelajar IPM dan dedikasi penuh dari para GTK, SMP Muhammadiyah 2 Tarakan berharap dapat terus mencetak pemimpin-pemimpin muda serta generasi Qurani yang berintegritas dan berkemajuan
Komp. Masjid Al-Amin Jl. Yos Sudarso
Kota Tarakan, Kalimantan Utara
pwm.kalimantanutara@gmail.com
© Media dan Komunikasi PWM Kalimantan Utara