NUNUKAN - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Nunukan sukses menggelar pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) yang dirangkaikan dengan Dialog Keperempuanan dengan tema "Berani Berdaya, Berani Bersuara", Jumat sore (25/9/2026) di Aula BKPSDM Nunukan.Kegiatan yang diikuti mahasiswa, pelajar IPM dan masyarakat umum ini menghadirkan narasumber Bunda Suarni, SH., M.Pd.I yang membawakan materi tentang Hukum Bagi Pelaku Pelecehan Seksual, dan Rafidhah Kurniawati, M.Psi, Psikolog Posbakum Aisyiyah Kaltara dengan materi Takut dan Trauma.Dalam paparannya, Bunda Suarni menegaskan pentingnya pemahaman konsekuensi hukum bagi pelaku kekerasan seksual, sementara Rafidhah mengupas tuntas dampak psikologis berupa rasa takut dan trauma yang dialami korban serta pentingnya pendampingan pemulihan.Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi layanan Posbakum Aisyiyah Kaltara kepada peserta.Salah satu pelopor Posbakum Aisyiyah Kaltara, Bunda Wasamu, menyampaikan harapannya dari kegiatan ini."Harapan kami agar anak-anak bisa lebih bijak dalam menyelesaikan masalah, mampu menegur teman ketika perbuatannya bisa memicu terjadinya kekerasan seksual. Mereka harus memahami tentang konsekuensi hukum yang akan diterima. Dan apabila terjadi kekerasan seksual, kemana mereka harus melapor, Posbakum Aisyiyah siap membantu," tutur Bunda Wasamu.Melalui dialog ini, diharapkan kader IMM dan generasi muda di Nunukan tidak hanya berani bersuara untuk diri sendiri, tetapi juga berani menjadi pelopor dalam mencegah dan menghentikan segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan sekitar.-Lee
Komp. Masjid Al-Amin Jl. Yos Sudarso
Kota Tarakan, Kalimantan Utara
pwm.kalimantanutara@gmail.com
© Media dan Komunikasi PWM Kalimantan Utara